Rumah Adat Belitung

Rumah Adat Belitung


Pulau Belitung memiliki rumah adat yang etnik dengan sebutan Rumah Gede atau Rumah Panggong. Rumah adat tersebut sengaja dibangun oleh pemerintah setempat. Tujuannya supaya generasi muda dapat mengenal rumah adat Belitung yang sudah jarang digunakan saat ini. Rumah Adat Belitong tersebut diresmikan pada tahun 2009.

Rumah Adat Belitung
Rumah adat Belitung ini merupakan rumah Panggong untuk seorang bangsawan
Diteruskan dari para pejabat ke pejabat selanjutnya. Untuk rumah adat Belitung yang kita kunjungi ini beda dengan rumah penduduk biasa adalah Ruangan lebih besar yang memiliki lima ruangan. Sedangkan rakyat biasa hanya memiliki empat ruangan. Sebuah rumah panggung besar yang kokoh berbahan dasar kayu lubin. Rumah ini terdiri dari tiga bagian, ruang utama, loss dan dapur.

Rumah Adat Belitung
Di bagian depan rumah dihiasi payung warna-warni yang biasa disebut kembang goyang menjadi tanda ucapan selamat datang. Naik tangga kita akan melihat teras tradisional yang nyaman. Saat berada di dalam rumah panggung ini ada banyak barang-barang khas Belitung. Ada lemari-lemari yang berisi pajangan dan pakaian pengantin adat Belitung yang disebut Baju Kancing Lima. Kemudian ada kamar pengantin di rumah adat ini. Di dinding dan di meja juga ada foto-foto Belitung tempo dulu.

Rumah Adat Belitung
Paling belakang dari rumah ini ada dapur tradisional ditempatkan paling belakang. Kegiatan masak-memasak biasanya menghasilkan banyak sampah dan kotoran di lakukan di area rumah paling belakang. Kesannya aneh kan kalau baru masuk rumah saja sudah banyak sampah.

Rumah adat ini dijadikan tempat wisata. Namun tempat ini juga beroperasi sebagai tempat pengajian atau kumpul keluarga bersama.
Di Rumah Adat Belitung ini sering juga digunakan sebagai upacara adat budaya Melayu setempat. Pertunjukan kesenian seperti, Beripat dan tari-tarian daerah.