Vihara Dewi Kwan Im

Vihara Dewi Kwan Im


Vihara ini menjadi vihara terbesar dan tertua yang terdapat di Pulau Belitung. Setiap hari, vihara ini juga ramai didatangi pengunjung baik yang ingin beribadah atau pun berwisata. Inilah Vihara Dewi Kwan Im, vihara yang kini sudah mulai menginjak usianya yang ke-266 tahun.

Vihara Dewi Kwan Im ini ditemukan pertama kali pada tahun 1747. Konon, Dewi Kwan Im bersembahyang di atas batu yang ada di Kon Im, salah satu tempat sembayang paling besar di vihara ini.

Untuk memasuki vihara ini, Anda akan diwajibkan menaiki anak tangga yang berjumlah sekitar 86 buah. Vihara ini memiliki tiga tempat sembahyang. Pertama, Shimunyo yang berada di dekat anak tangga. Naik lebih ke atas, maka Anda akan menemui satu lagi tempat sembahyang bernama Sitiyamuni. Beranjak lebih ke atas, maka Anda akan menjumpai tempat sembahyang yang paling besar di vihara ini yaitu Kon Im.

Vihara ini selalu dipenuhi warga yang ingin beribadah saat hari-hari besar keagamaan seperti saat Imlek maupun saat hari raya Waisak. Pengunjung vihara ini tidak cuman warga Indonesia, turis-turis dari luar negeri juga banyak yang berkunjung ke vihara yang terletak di Desa Burung Mandi ini. Sebagian warga mengaku, jika sembahyang dan berdoa memohon keinginan di vihara ini dapat terkabul segala keinginannya.

Selain digunakan sebagai tempat ibadah, vihara ini juga mempunyai pemandangan indah Gunung Burung Mandi yang terletak persis di belakang vihara ini. Jika sedang beruntung, Anda juga bisa melihat kawanan monyet yang turun dari bukit untuk mencari makan ke vihara